Senin, 17 Januari 2011

GAMBARAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMBERIAN KAPSUL VITAMIN A DI KELURAHAN

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Masalah gizi yang utama di Indonesia adalah kurang kalori protein (KKP), kekurangan vitamin A yang dapat mengakibatkan xeropthalmia (sakit mata karena kekurangan vitamin A) misalnya rabun senja dan kebutaan. Disamping itu masalah kekurangan vitamin A merupakan masalah terpenting kedua yang perlu diatasi, karena hal ini melanda penderita yang luas jangkauan, terutama anak-anak balita. (Winarno, 1995)
Hasil survei nasional xeropthalmia telah menurun dengan tajam 1,3% pada tahun 1978 menjadi 0,33 pada tahun 1992. Dari prevalensi tersebut masalah kurang vitamin A sudah tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat lagi. Namun demikian di beberapa propinsi masih menunjukkan prevalensi yang cukup tinggi seperti di Sulawesi Selatan 2,9% maluku 0,8% dan Sulawesi Tenggara 0,6%. (Depkes. RI., 2000)
Masalah kurang vitamin A subklinis dibeberapa propinsi masih cukup memprihatinkan, karena 50% Balita masih mempunyai status vitamin A rendah. Kurang vitamin A akan mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh terhadap penyakit yang berpengaruh pada kelangsungan hidup anak. Penanggulangan masalah kurang vitamin A saat ini bukan hanya untuk mencegah kebutaan, tetapi juga dikaitkan dengan upaya memacu pertumbuhan dan kesehatan anak guna menunjang penurunan angka kematian bayi dan berpotensi terhadap peningkatan produktifitas kerja orang dewasa. (Depkes. RI., 2000)
Strategi penanggulangan kurang vitamin A masih bertumpu pada pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi, yang diberikan pada bayi (6–11 bulan), balita (1–5 tahun) dan ibu nifas. Berdasarkan laporan tahun 1998/1999, cakupan pemberian kapsul vitamin A pada balita masih di bawah 70% (Depkes. RI., 2000).
Situasi tidak tercapainya cakupan program pemberian kapsul vitamin A pada anak balita terjadi di sejumlah puskesmas di Kota Bandar Lampung pada tahun 2003 menunjukkan cakupan program pemberian kapsul vitamin A tidak mencapai terget 80 % (Propil Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, 2003).
Berdasarkan data prasurvey yang dilakukan penulis di salah satu puskesmas di Kota Bandar Lampung yaitu wilayah kerja Puskesmas ............... didapat data tentang jumlah anak balita yang mendapat kapsul vitamin A pada tahun 2003 adalah sebagai berikut :
Tabel 1 : Persentasi Cakupan Program Pemberian Kapsul Vitamin A di Wilayah Kerja Puskesmas ............... Tahun 2003

No Kelurahan Jumlah
Anak Balita Jumlah yang mendapat Vit A Target (%) Realisasi (%)
1
2
3
4
5
6
7 ...............
Tanjung Agung
Sawah lama
Kebon Jeruk
Kedamaian
Campang Raya
Jaga Baya I 942
733
620
712
1141
601
133 627
488
431
483
844
418
97 80
80
80
80
80
80
80 66,5
66,6
69,4
67,6
73,9
69,5
72,3
Jumlah 4882 3388 80 69,4
Sumber Data : Laporan Bulanan Puskesmas ................

Berdasarkan data yang diperoleh di atas dapat disimpulkan bahwa anak balita yang mendapatkan kapsul vitamin A belum optimal di wilayah kerja Puskesmas ............... tahun 2003 sebanyak 3.388 (69,4%) anak balita dari 4.882 jumlah anak balita yang ada, sedangkan di Kelurahan ............... yang mendapatkan kapsul vitamin A 627 (66,5%) dari 942 anak balita yang ada, sehingga penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian kapsul Vitamin A di Kelurahan ............... wilayah kerja Puskesmas ................

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah penulis uraikan, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut : “Faktor-faktor apa yang mempengaruhi ibu dalam pemberian kapsul vitamin A di Kelurahan ............... wilayah kerja Puskesmas ............... ?

C. Ruang Lingkup
Dalam penelitian ini penulis membatasi ruang lingkup penelitian sebagai berikut :
1. Sifat Penelitian : Penelitian bersifat deskriptif
2. Subyek Penelitian : Ibu-ibu yang mempunyai anak balita di Kelurahan ...............
3. Obyek Penelitian : Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian kapsul vitamin A di Kelurahan ............... wilayah kerja Puskesmas ...............
4. Lokasi Penelitian : Wilayah kerja Puskesmas ………… yaitu Kelurahan ……
5. Waktu Penelitian : Tanggal 15 Mei s/d 24 Mei 2004

D. Tujuan Penelitian
1. Tujuan umum
Untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian kapsul vitamin A di Kelurahan ...............
2. Tujuan khusus
a. Diketahuinya gambaran faktor informasi yang mempengaruhi ibu dalam pemberian kapsul vitamin A di Kelurahan ...............
b. Diketahuinya gambaran faktor petugas yang mempengaruhi ibu dalam pemberian kapsul vitamin A di Kelurahan ...............
c. Diketahuinya gambaran faktor pendidikan yang mempengaruhi ibu dalam pemberian kapsul vitamin A di Kelurahan ...............
d. Diketahuinya gambaran faktor kebudayaan yang mempengaruhi ibu dalam pemberian kapsul vitamin A di Kelurahan ...............
e. Diketahuinya gambaran faktor dukungan keluarga yang mempengaruhi ibu dalam pemberian kapsul vitamin A di Kelurahan ...............

E. Manfaat Penelitian
Dari penelitian ini diharapkan diperoleh beberapa manfaat, diantaranya yaitu :
1. Bagi Puskesmas
Agar dapat meningkatkan keberhasilan program pemberian kapsul vitamin A di wilayah kerjanya.
2. Bagi ibu Balita
Sebagai masukan pada ibu balita agar lebih mengerti pentingnya vitamin A terhadap anak Balita
3. Bagi penelitian selanjutnya
Hasil penelitian ini dapat dikembangkan dan tidak tertutup kemungkinan untuk diterapkan dan dijadikan sebagai acuan bagi penelitian selanjutnya
4. Bagi penulis
Penelitian ini merupakan media berlatih yang sangat baik untuk menambah wawasan dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman dalam melakukan penelitian
5. Bagi Institusi pendidikan
Dapat dijadikan bahan masukan dan pengembangan materi.

0 komentar:

Poskan Komentar

Delete this element to display blogger navbar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls